Spandex: Apa itu?

Spandex: Apa itu?

spandex-fabric

Coba sedikit mengulas tentang spandex, soalnya masih banyak menemukan kerancuan di sini. Oke, kita mulai saja yah…semoga berkenan.

Spandex merupakan kain sintetis berbahan dasar polimer, seperti halnya nylon dan polyester. Spandex dikembangkan oleh DuPont pada tahun 1959 dan seketika merevolusi industri pakaian pada masa itu, karena spandex mempunyai keunikan apabila dibandingkan dengan nylon atau polyester, yakni kuat dan sangat elastis. Spandex bisa ‘mulur’ sampai 6 kali lipat tanpa sobek. Keunikan lainnya, yaitu ringan (termasuk lebih ringan di kantong apabila dibandingkan dengan kain berbahan dasar karet alam), lebih lembut, serta  memiliki pori-pori kain yang cukup lebar sehingga terasa sejuk dan nyaman di kulit. Tak heran, spandex banyak digunakan pada beragam jenis pakaian olah raga, seperti pakaian renang. Dalam perkembangannya, penggunaan spandex meluas dan merambah ke berbagai jenis pakaian lainnya seperti jaket, pakaian dalam (terutama ‘daleman’ untuk perempuan), pakaian operasi & sarung tangan untuk para dokter bedah, bahkan dipakai sebagai bahan campuran untuk kaos dan pakaian muslim/muslimah.

Meskipun kuat dan elastis, spandex masih kalah dengan kain berbahan dasar karet alam dalam hal ketahanan. Kain dengan bahan dasar karet alam lebih tahan lama ketimbang spandex. Kekurangan lainnya, spandex lebih mudah menimbulkan iritasi kulit atau alergi, terutama bagi mereka yang mempunyai kulit yang sensitif.

Kata ‘spandex’sendiri merupakan hasil kutak katik (atau dalam bahasa Jawa disebut gathuk mathuk) dari kata ‘expands’. Mungkin ini diturunkan dari sifatnya yang super elastis ya….. O ya, ‘spandex’ sendiri lebih dikenal di Amerika, kalau di Eropa Daratan lebih jamak disebut elastane. Di Inggris Raya dan di beberapa negara lainnya seperti Irlandia, Selandia Baru, dan Argentina, ‘spandex’ lebih dikenal sebagai ‘lycra’. Lycra sebenarnya merupakan merek dagang yang sangat terkenal dari Invista, perusahaan yang dulunya dimiliki DuPont. Saking terkenalnya, sehingga lycra sinonim dengan spandex, sama halnya odol dengan pasta gigi atau sepeda motor dengan Honda. Anyway, perusahaan-perusahaan lain memberi merek dagang yang berbeda-beda, seperti Linel (punya Fillattice) atau Espan (Toyobo) atau Creora (keluaran Hyosung). Di Indonesia sendiri, banyak muncul berbagai istilah untuk menyebut spandex yang terkadang menimbulkan kerancuan, seperti spandex-lycra atau spandex-nylon, yang pada dasarnya menunjuk pada bahan dasar yang sama. Kerancuan ini muncul lebih karena penggunaan ‘istilah dagang’ oleh para pedagang besar atau retail kain di negara kita.

Udahan dulu yah, kita ulas lebih lanjut cerita tentang spandex di artikel berikutnya. Semoga tulisan pendek ini sedikit memberi sedikit informasi mengenai apa itu spandex.  Jadi kita tidak bingung lagi jika ada yang bilang spandex, sementara yang lain ngomong ini dari lycra atau linel. Semoga berkenan, cheers!

Incoming search terms:

  • kain spandex
  • kain spandek
  • apa itu spander vibrate
  • spandek vibrater
  • spander vibrate

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
Facebook
Facebook
Instagram
Twitter
Visit Us
YouTube
Google+
Google+
http://www.tokoabin.com/spandex-apa-itu">
PINTEREST
PINTEREST
Tumblr