Artikel

TIPS Panduan Memilih Baju Renang Muslim

Posted by on Apr 3, 2014 in Artikel | 0 comments

Sekarang ini semakin banyak kaum muslimah yang menyadari kewajibannya untuk menutup aurat. Di sisi lain, banyak bermunculan tempat-tempat wisata keluarga di berbagai kota yang melibatkan permainan air seperti water boom. Untuk mengakomodasi kebutuhan kaum muslimah dalam melakukan olahraga air maupun rekreasi air bersama keluarga, produsen pun berlomba-lomba membuat baju renang muslim. Beragam motif, model dan cutting baju renang muslim bisa ditemui di pasaran. Bingung memilihnya? Berikut beberapa hal yang bisa dijadikan panduan dalam memilih baju renang muslim: Jenis kain Meskipun kain yang menyerap air lebih disukai sebagai material dalam membuat baju, hal ini tidak berlaku untuk baju renang. Kain yang menyerap air akan membuat baju renang menjadi semakin berat, kurang leluasa dan tidak nyaman untuk bergerak di air. Pilihkan baju renang yang terbuat dari kain yang lentur, yang mengikuti gerakan tubuh di air. Salah satu kain yang memenuhi sifat ini adalah spandex. Contoh spandex yang banyak dijumpai di pasaran adalah lycra® merupakan salah satu merek dagang dari Du Pont. Model Sudah tentu, pilihan jatuh pada model yang menutup aurat. Beberapa baju renang terdiri dari 3 bagian yang terpisah yaitu: i) baju yang dilengkapi dengan rok, ii) legging dan iii) kerudung. Model baju renang lain terdiri dari 2 pc: i) baju yang dilengkapi rok dengan legging yang menyatu dengan bajunya dan ii) kerudung. Baju renang 3 pc yang lain  terdiri dari: i) dalaman sleeveless yang full body menyatu dengan legging, ii) long sleeve t-shirt yang longgar dan iii) kerudung. Ukura Hindari ukuran baju renang yang terlalu kecil. Pilih ukuran baju renang yang pas jangan sampai kekecilan karena akan membuat gerakan anda di air tidak leluasa dan kurang nyaman. Selain itu, ukuran yang kekecilan juga akan membentuk lekuk badan dengan jelas. Jahitan Pilih baju dengan kualitas jahitan yang baik dan rapi. Spandex adalah kain yang sangat lentur dan bersifat mudah molor, sehingga diperlukan keahlian tersendiri untuk mendapatkan jaitan yang bagus dan rapi. Perhatikan kerapihan jahitan bukan hanya jahitan utama yang terlihat tapi juga finishing jahitan wolsumnya. Motif Secara umum pemilihan motif merupakan preference yang sangat personal. Beberapa baju merupakan kombinasi beberapa warna tanpa motif/polosan, baju yang lain mengkombinasikan antara tanpa motif/polosan dengan bermotif. Demikian beberapa hal yang bias dijadikan panduan dalam memilih baju renang muslim. Akhirnya…selamat berenang… Incoming search terms:jenis kain untuk baju renangjenis kain untuk baju renang muslimkain baik untuk...

Read More

Merawat Pakaian Terbuat dari Spandex

Posted by on Apr 2, 2014 in Artikel | 0 comments

Merawat Pakaian Terbuat dari Spandex

Meneruskan pembahasan soal spandex. Kali ini akan sedikit diulas tips merawat pakaian terutama baju renang berbahan dasar spandex atau lycra. Sebenarnya perawatannya tergolong mudah mengingat karakteristik spandex yang ringan, sangat elastis, lembut namun termasuk kokoh. Spandex juga cukup tahan terhadap deterjen dan zat-zat kimia yang sifatnya abrasif. Tapi perlu dicatat kalau spandex kurang tahan terhadap zat pemutih (bleach), serta sangat disarankan untuk tidak menggunakan zat pelembut pakaian (softener) dan air panas saat mencuci. Jika akan diseterika, disarankan menggunakan suhu rendah atau jika seterika di-set pada suhu tinggi, dianjurkan melakukan seterika cepat alias jangan terlalu lama menyeterika pakaian yang terbuat dari spandex. Kenapa? karena softener dan suhu tinggi akan mengurangi elastisitas spandex. So, tips di atas bisa dicoba jika anda ingin baju renang kesayangan tahan  lama. Terima kasih & semoga berkenan,...

Read More

Spandex: Apa itu?

Posted by on Apr 2, 2014 in Artikel | 0 comments

Spandex: Apa itu?

Coba sedikit mengulas tentang spandex, soalnya masih banyak menemukan kerancuan di sini. Oke, kita mulai saja yah…semoga berkenan. Spandex merupakan kain sintetis berbahan dasar polimer, seperti halnya nylon dan polyester. Spandex dikembangkan oleh DuPont pada tahun 1959 dan seketika merevolusi industri pakaian pada masa itu, karena spandex mempunyai keunikan apabila dibandingkan dengan nylon atau polyester, yakni kuat dan sangat elastis. Spandex bisa ‘mulur’ sampai 6 kali lipat tanpa sobek. Keunikan lainnya, yaitu ringan (termasuk lebih ringan di kantong apabila dibandingkan dengan kain berbahan dasar karet alam), lebih lembut, serta  memiliki pori-pori kain yang cukup lebar sehingga terasa sejuk dan nyaman di kulit. Tak heran, spandex banyak digunakan pada beragam jenis pakaian olah raga, seperti pakaian renang. Dalam perkembangannya, penggunaan spandex meluas dan merambah ke berbagai jenis pakaian lainnya seperti jaket, pakaian dalam (terutama ‘daleman’ untuk perempuan), pakaian operasi & sarung tangan untuk para dokter bedah, bahkan dipakai sebagai bahan campuran untuk kaos dan pakaian muslim/muslimah. Meskipun kuat dan elastis, spandex masih kalah dengan kain berbahan dasar karet alam dalam hal ketahanan. Kain dengan bahan dasar karet alam lebih tahan lama ketimbang spandex. Kekurangan lainnya, spandex lebih mudah menimbulkan iritasi kulit atau alergi, terutama bagi mereka yang mempunyai kulit yang sensitif. Kata ‘spandex’sendiri merupakan hasil kutak katik (atau dalam bahasa Jawa disebut gathuk mathuk) dari kata ‘expands’. Mungkin ini diturunkan dari sifatnya yang super elastis ya….. O ya, ‘spandex’ sendiri lebih dikenal di Amerika, kalau di Eropa Daratan lebih jamak disebut elastane. Di Inggris Raya dan di beberapa negara lainnya seperti Irlandia, Selandia Baru, dan Argentina, ‘spandex’ lebih dikenal sebagai ‘lycra’. Lycra sebenarnya merupakan merek dagang yang sangat terkenal dari Invista, perusahaan yang dulunya dimiliki DuPont. Saking terkenalnya, sehingga lycra sinonim dengan spandex, sama halnya odol dengan pasta gigi atau sepeda motor dengan Honda. Anyway, perusahaan-perusahaan lain memberi merek dagang yang berbeda-beda, seperti Linel (punya Fillattice) atau Espan (Toyobo) atau Creora (keluaran Hyosung). Di Indonesia sendiri, banyak muncul berbagai istilah untuk menyebut spandex yang terkadang menimbulkan kerancuan, seperti spandex-lycra atau spandex-nylon, yang pada dasarnya menunjuk pada bahan dasar yang sama. Kerancuan ini muncul lebih karena penggunaan ‘istilah dagang’ oleh para pedagang besar atau retail kain di negara kita. Udahan dulu yah, kita ulas lebih lanjut cerita tentang spandex di artikel berikutnya. Semoga tulisan pendek ini sedikit memberi sedikit informasi mengenai apa itu spandex.  Jadi kita tidak bingung lagi jika ada yang bilang spandex, sementara yang lain ngomong ini dari lycra atau linel. Semoga berkenan, cheers! Incoming search terms:kain spandexkain spandekapa itu spander vibrateapa itu spanderapa iru spander vibratespander vibratespandek vibraterapakah spandex itu merekapa spandex vibrateapa itu spandek...

Read More
Translate »
Facebook
Facebook
Instagram
Twitter
Visit Us
YouTube
Google+
Google+
http://www.tokoabin.com/category/artikel">
PINTEREST
PINTEREST
Tumblr